Oleh: Hedri Wahyudi | Desember 11, 2007

DIFERENSIAL CINTA

DIFERENSIAL CINTA

Oleh Limit Menuju Tak Hingga

Saat aku bersua dengan eksponen jiwamu

sinus cosinus hatiku bergetar

membela rasa penuh peluang

Diagonal-diagonal ruang hatiku membentuk kurva

Bersentuhan dengan diagonal-diagonal bidang hatiku

Jika aku adalah akar-akar persamaan x1 dan x2

Maka engkaulah persamaan dengan akar-akar 2x1 dan 2x2

Aku ini binatang jalang dari himpunan kosong

Kaulah integral belahan jiwaku

Kaulah kodomain fungsi hatiku

Kemana harus kumencari modulus vektor hatimu

Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku

Kulihat variabel dimatamu

Matamu bagaikan asymtot-asymtot hiperbola

Kulihat grafik cosinus dimulutmu

Kadang-kadang membentuk kurva normal

Modus ponens, modus tolens

Entah dengan modus apa kusingkap logika hatimu

Beribu-ribu matriks ordo 2 x 2 kutempuh

Begaimana kuungkap adjoin padamu

Kujalani tiap barisan geometri yang tak hingga jumlahnya

Bagaikan limit x menuju nol

Akhirnya kutemui matriks hatimu

Tepat saat jarum panjang dan pendek berimpit

Pada pukul 12.00 sehingga 4 durian dibagi

Dengan makhluk hidup dikampus UNRI

Jawabannya kucari dekat nol


Responses

  1. bo0ook. niat amet!!!
    bahasanya berat!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: